Jembatani jurang antara iman hari Minggu dan kenyataan hari Senin. Sebuah panduan yang menyegarkan dan relevan secara budaya untuk melihat dunia melalui mata Allah.
Apakah Anda merasakan keterputusan antara kehidupan rohani Anda dan budaya di sekitar Anda? Apakah Anda kesulitan menjelaskan bagaimana Alkitab berhubungan dengan film modern, teknologi digital, atau kerumitan karier Anda?
Dalam Sungai Allah, Kim Cimio menantang gagasan bahwa iman menuntut penarikan diri dari dunia. Sebaliknya, ia menghadirkan sebuah visi yang menggugah, di mana “sungai Allah” mengalir ke setiap aspek keberadaan manusia — dari seni dan ilmu pengetahuan hingga politik dan gender.
Ditulis bukan sebagai risalah akademis yang kering, melainkan sebagai penjelajahan hidup yang hidup, buku ini membangun wawasan dunia Kristen yang kokoh melalui dua belas tema dalam empat bagian — Kehidupan, Budaya, Misi, dan Takdir — bergerak dari pertanyaan sehari-hari menuju pertanyaan yang kekal.
Edisi Bahasa Indonesia · EPUB tanpa DRM — baca di Apple Books, Google Play Books, Kobo, atau aplikasi pembaca mana pun.